Bagi guru yang mengajar Seni Rupa di kelas 3 SD/MI, menyiapkan perangkat pembelajaran sejak awal tahun pelajaran dapat membantu proses belajar menjadi lebih terarah. Perangkat yang tersusun dengan baik bukan hanya menjadi kelengkapan administrasi, tetapi juga dapat membantu guru menentukan tujuan pembelajaran, mengatur alur materi, menyiapkan kegiatan di kelas, serta melakukan penilaian terhadap perkembangan peserta didik.
Pada kesempatan ini tersedia perangkat pembelajaran Seni Rupa Kelas 3 yang disusun untuk Fase B dan mencakup perangkat pembelajaran untuk semester 1 dan semester 2. Paket tersebut berisi sejumlah dokumen yang saling berkaitan, mulai dari Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Program Tahunan (Prota), Program Semester (Prosem), KKTP, jurnal mengajar, hingga modul ajar Seni Rupa.
Selain perangkat administrasi pembelajaran, file yang disertakan juga memuat Buku Panduan Guru Seni Rupa SD/MI Kelas III sebagai salah satu sumber pendukung. Dengan demikian, guru dapat melihat keterkaitan antara perencanaan pembelajaran dan materi Seni Rupa yang menjadi dasar kegiatan belajar.
Isi Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 3
File yang tersedia terdiri atas beberapa jenis perangkat. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda, tetapi secara keseluruhan dapat digunakan sebagai satu rangkaian perencanaan pembelajaran.
1. Capaian Pembelajaran (CP)
Dokumen CP Seni Rupa Kelas 3 memuat capaian pembelajaran pada Fase B. Secara umum, peserta didik diarahkan untuk membuat karya seni rupa berdasarkan hasil pengamatan, pengalaman, perasaan, dan minat dengan menerapkan unsur rupa serta prinsip desain.
CP tersebut juga mencakup kemampuan peserta didik dalam menggunakan alat dan bahan yang tersedia secara mandiri serta menjelaskan karya dan proses penciptaannya menggunakan kosakata seni rupa yang telah dipelajari.
Dokumen juga menguraikan elemen pembelajaran Seni Rupa, yaitu Mengalami (Experiencing), Menciptakan (Making/Creating), Merefleksikan (Reflecting), Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically), serta Berdampak (Impacting).
2. Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
TP dan ATP memberikan gambaran lebih operasional mengenai arah pembelajaran. Materinya disusun secara bertahap dari pengenalan unsur rupa, eksplorasi, penciptaan karya, hingga kemampuan mengapresiasi dan menjelaskan karya seni.
Beberapa materi yang tercantum di dalam perangkat antara lain eksplorasi garis dan bentuk, warna primer dan sekunder, menggambar cerita, komposisi, tekstur, kesan ruang, teknik cetak, bentuk geometris pada bangunan, bentuk tiga dimensi, dan apresiasi karya pribadi.
Dokumen ATP juga memberikan ruang bagi guru untuk menyesuaikan alur maupun alokasi waktu dengan kondisi peserta didik, kompleksitas materi, serta karakteristik satuan pendidikan.
Program Tahunan dan Program Semester
Program Tahunan Seni Rupa Kelas 3 mencakup perencanaan materi untuk semester 1 dan semester 2. Sementara itu, Prosem menyajikan perencanaan pembelajaran berdasarkan semester dan distribusi waktu yang dapat diisi atau disesuaikan dengan kalender pendidikan serta kondisi sekolah.
Pada semester 1, perangkat mengarahkan pembelajaran melalui lima materi utama, yaitu:
- Eksplorasi Garis dan Bentuk
- Eksplorasi Warna Primer dan Sekunder
- Menggambar Cerita
- Eksplorasi Komposisi
- Mengenal dan Mengeksplorasi Tekstur
Sementara semester 2 melanjutkan pembelajaran melalui lima materi berikut:
- Mengenal Kesan Ruang
- Eksplorasi Bentuk Melalui Teknik Cetak
- Eksplorasi Bentuk Geometris pada Bangunan
- Eksplorasi Membuat Bentuk 3 Dimensi
- Mengapresiasi Karya Pribadi
Susunan tersebut membuat materi bergerak dari pengenalan unsur visual menuju kegiatan eksplorasi dan penciptaan karya, kemudian ditutup dengan kegiatan apresiasi terhadap karya yang telah dibuat.
Modul Ajar Seni Rupa Kelas 3
Bagian modul ajar merupakan salah satu komponen yang cukup lengkap dalam paket ini. Terdapat sepuluh modul kegiatan yang mengikuti urutan materi pada semester 1 dan semester 2.
Kegiatan 1 – Eksplorasi Garis dan Bentuk
Pembelajaran diawali dengan pengenalan garis dan bentuk yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar. Peserta didik diarahkan untuk mengamati unsur rupa tersebut kemudian menerapkannya dalam karya dua atau tiga dimensi dengan alat dan bahan yang sesuai.
Kegiatan 2 – Eksplorasi Warna Primer dan Sekunder
Kegiatan berikutnya berfokus pada warna, khususnya pengenalan warna primer dan sekunder. Peserta didik tidak hanya mengenali warna, tetapi juga menghubungkannya dengan kegiatan berkarya melalui pengalaman mengamati dan menggunakan warna.
Kegiatan 3 – Menggambar Cerita
Pada kegiatan menggambar cerita, peserta didik diajak mengembangkan pengalaman atau gagasan melalui karya visual. Materi juga mengarahkan peserta didik untuk mengenal ruang jauh, menengah, dan dekat sehingga gambar dapat menyampaikan suasana atau cerita dengan lebih jelas.
Kegiatan 4 – Eksplorasi Komposisi
Materi komposisi melanjutkan pemahaman tentang unsur rupa dan penataan visual. Salah satu konteks yang digunakan dalam modul adalah pengalaman membuat pesawat dari kertas dan bagaimana menjaga keseimbangannya. Pendekatan seperti ini dapat membantu menghubungkan konsep seni dengan pengalaman sehari-hari peserta didik.
Kegiatan 5 – Mengenal dan Mengeksplorasi Tekstur
Peserta didik mulai mengenali tekstur melalui pengamatan dan pengalaman langsung. Pembelajaran mengarahkan mereka untuk memahami karakteristik tekstur dan menggunakannya sebagai bagian dari proses berkarya.
Kegiatan 6 – Mengenal Kesan Ruang
Pada semester 2, pembelajaran dilanjutkan dengan kesan ruang. Peserta didik mengeksplorasi ruang jauh, menengah, dan dekat sekaligus belajar menjelaskan unsur rupa, alat, bahan, teknik, atau prosedur berdasarkan pengamatan terhadap karya dua maupun tiga dimensi.
Kegiatan 7 – Eksplorasi Bentuk Melalui Teknik Cetak
Materi teknik cetak memperkenalkan eksplorasi bentuk dengan melibatkan unsur garis, bidang, bentuk, ruang, dan tekstur. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengenal alat, bahan, serta prosedur dalam proses penciptaan karya.
Kegiatan 8 – Eksplorasi Bentuk Geometris pada Bangunan
Lingkungan sekitar menjadi sumber pengamatan dalam materi bentuk geometris pada bangunan. Peserta didik diarahkan untuk mengenali bentuk, warna, garis, dan bidang yang dapat ditemukan pada objek bangunan kemudian menggunakannya sebagai bagian dari aktivitas seni.
Kegiatan 9 – Eksplorasi Membuat Bentuk 3 Dimensi
Kegiatan ini berfokus pada pembuatan bentuk tiga dimensi menggunakan berbagai bahan. Unsur ruang dan tekstur menjadi bagian penting karena peserta didik tidak hanya melihat karya dari permukaan, tetapi juga memahami bentuk sebagai objek yang memiliki volume.
Kegiatan 10 – Mengapresiasi Karya Pribadi
Rangkaian modul ditutup dengan kegiatan apresiasi karya pribadi. Peserta didik diarahkan untuk menjelaskan elemen rupa, alat, bahan, teknik, atau prosedur yang digunakan dalam sebuah karya. Mereka juga belajar menggunakan kriteria tertentu untuk menilai kualitas karya sendiri secara sederhana.
KKTP Seni Rupa Kelas 3
Dokumen Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP) disediakan untuk semester 1 dan semester 2. Dokumen ini menghubungkan tujuan pembelajaran dengan kriteria penilaian dan tindak lanjut.
Di dalamnya terdapat empat interval capaian. Rentang 0–40% dan 41–60% dikategorikan belum tuntas dengan tindak lanjut remedial sesuai kebutuhan. Rentang 61–80% dan 81–100% dikategorikan sudah tuntas, dengan pengayaan diberikan pada peserta didik yang berada pada rentang tertinggi.
Bagi guru, format seperti ini dapat membantu membuat hasil asesmen tidak berhenti pada nilai saja. Hasilnya dapat digunakan untuk menentukan apakah peserta didik membutuhkan penguatan, remedial, atau kegiatan pengayaan.
Jurnal Mengajar untuk Mendukung Pelaksanaan Pembelajaran
Paket ini juga dilengkapi jurnal harian pelaksanaan pembelajaran. Jurnal tersebut memuat ruang untuk mencatat alur tujuan pembelajaran, materi, penilaian, serta hari dan tanggal pelaksanaan.
Materi di dalam jurnal mengikuti urutan pembelajaran dari semester 1 hingga semester 2. Penilaian dapat dicatat dalam bentuk formatif maupun sumatif sesuai kebutuhan pelaksanaan pembelajaran.
Keberadaan jurnal membantu guru mendokumentasikan proses pembelajaran yang benar-benar berlangsung di kelas. Karena formatnya masih menyediakan bagian yang perlu diisi, guru dapat menyesuaikannya dengan kondisi dan administrasi masing-masing sekolah.
Bagaimana Perangkat Ini Mendukung Pembelajaran yang Bermakna?
Karakteristik modul dalam file menunjukkan adanya kegiatan pengamatan, eksplorasi, praktik membuat karya, diskusi, presentasi, refleksi, pengayaan, dan remedial. Pola tersebut memberi ruang bagi peserta didik untuk tidak hanya menerima penjelasan, tetapi juga mengalami proses berkarya secara langsung.
Pendekatan tersebut dapat mendukung pembelajaran yang lebih bermakna karena konsep seni dikaitkan dengan lingkungan dan pengalaman peserta didik. Misalnya, bentuk geometris diamati dari bangunan, komposisi dikaitkan dengan keseimbangan, dan kegiatan apresiasi digunakan untuk mengajak peserta didik melihat kembali proses serta hasil karyanya.
Dalam pelaksanaannya, guru tetap dapat menggunakan media dan metode yang sesuai dengan situasi kelas. Modul juga menyediakan ruang untuk pengayaan bagi peserta didik yang sudah menguasai tujuan pembelajaran serta remedial bagi peserta didik yang masih membutuhkan bantuan.
Manfaat bagi Guru
Keberadaan perangkat yang saling terhubung dapat menghemat waktu guru dalam menyiapkan administrasi pembelajaran dari awal. CP dapat menjadi dasar, kemudian TP dan ATP memberikan arah pembelajaran, sedangkan Prota dan Prosem membantu pengaturan pembelajaran dalam lingkup waktu yang lebih panjang.
Modul ajar dapat digunakan sebagai panduan kegiatan pembelajaran, KKTP membantu menyiapkan kriteria ketuntasan, dan jurnal mengajar dapat digunakan untuk mencatat pelaksanaan pembelajaran.
Guru juga tidak harus menggunakan semua bagian secara kaku. Perangkat ini lebih tepat dipandang sebagai bahan referensi yang dapat disesuaikan dengan kondisi sekolah, fasilitas yang tersedia, waktu pembelajaran, serta karakteristik peserta didik.
Siapa yang Dapat Menggunakan Perangkat Ini?
Perangkat ini ditujukan untuk pembelajaran Seni Rupa kelas 3 Fase B pada jenjang SD/MI. Dokumen dapat menjadi referensi bagi guru Seni Rupa dalam menyiapkan pembelajaran semester 1 dan semester 2.
Karena beberapa bagian dokumen masih menyediakan kolom seperti nama sekolah, nama penyusun, tahun pelajaran, alokasi waktu, serta tanggal pelaksanaan, guru dapat melengkapinya terlebih dahulu sebelum digunakan.
Buku Panduan Guru sebagai Sumber Pendukung
Selain dokumen perangkat pembelajaran, paket juga memuat Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD/MI Kelas III terbitan Pusat Perbukuan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Buku tersebut tercantum sebagai terbitan tahun 2022 dan menjadi sumber pendukung yang relevan untuk memahami kegiatan Seni Rupa kelas III.
Dengan adanya buku pendukung tersebut, guru memiliki tambahan referensi ketika ingin memperkaya penjelasan atau menyesuaikan kegiatan dalam modul dengan situasi pembelajaran di sekolah.
Catatan Sebelum Menggunakan Perangkat
Sebelum digunakan, sebaiknya guru memeriksa kembali identitas sekolah, tahun pelajaran, alokasi waktu, kalender pendidikan, serta pembagian materi yang berlaku di satuan pendidikan masing-masing.
Guru juga dapat menyesuaikan alat dan bahan dengan ketersediaan di lingkungan sekolah. Kegiatan Seni Rupa tidak selalu membutuhkan perlengkapan yang mahal. Justru bahan yang mudah ditemukan di sekitar peserta didik dapat menjadi media untuk mengembangkan kemampuan mengamati, mengeksplorasi, mencipta, dan merefleksikan karya.
Penyesuaian juga penting dilakukan terhadap kemampuan peserta didik. Jika suatu kegiatan membutuhkan waktu lebih panjang, guru dapat mengaturnya kembali. Begitu pula bagi peserta didik yang sudah mencapai tujuan pembelajaran, kegiatan pengayaan dapat dikembangkan sesuai kemampuan mereka.
Download Perangkat Pembelajaran
Tunggu 10 detik sebelum mengunduh...
Kesimpulan
Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 3 ini dapat menjadi salah satu referensi yang membantu guru menyiapkan pembelajaran secara lebih terarah. Paketnya cukup lengkap karena mencakup CP, TP, ATP, Prota, Prosem, KKTP, jurnal mengajar, sepuluh modul kegiatan, serta buku panduan guru sebagai sumber pendukung.
Materinya juga disusun secara bertahap, mulai dari mengenal garis, bentuk, warna, tekstur, komposisi, dan ruang hingga eksplorasi teknik cetak, bentuk tiga dimensi, serta apresiasi karya pribadi. Rangkaian tersebut dapat membantu guru memberikan pengalaman belajar Seni Rupa yang lebih aktif, kontekstual, dan memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bereksplorasi.
Namun, perangkat pembelajaran tetap perlu disesuaikan dengan kondisi sekolah, alokasi waktu, sarana prasarana, serta karakteristik peserta didik. Guru dapat menggunakan bagian yang sesuai dan melakukan penyesuaian agar pembelajaran benar-benar relevan dengan kebutuhan kelas.
Untuk mendapatkan referensi perangkat pembelajaran lainnya, kunjungi www.perangkatpembelajaran.web.id.
Informasi Terkait Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 3 Kurikulum Merdeka Lengkap Deep Learning
Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 3 Kurikulum Merdeka Lengkap Deep Learning merupakan bagian dari kumpulan perangkat pembelajaran yang tersedia di PERANGKAT PEMBELAJARAN. Halaman ini dapat menjadi referensi bagi guru dalam mencari bahan ajar, perangkat ajar, serta materi pendukung pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan kelas.
Topik pada artikel ini berkaitan dengan: ATP, CP, Jurnal Mengajar, Kelas 3, KKTP, Kurikulum Merdeka, Modul Ajar, Perangkat Pembelajaran, Prosem, Prota, SD/MI, Seni Rupa, TP .
Untuk melengkapi bahan yang sedang dicari, kunjungi artikel terkait pada bagian Artikel Terkait. Gunakan perangkat yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, kondisi sekolah, dan tujuan pembelajaran.
Bahan Ajar Guru Terbaru
Temukan referensi Modul Ajar, ATP, CP, KKTP, Prota, Promes, dan Perangkat Ajar lainnya melalui artikel yang tersedia di website ini. Kumpulan tersebut dikembangkan untuk membantu guru menyiapkan pembelajaran secara lebih terarah dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan.

0 Response to "Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 3 Kurikulum Merdeka Lengkap Deep Learning"
Posting Komentar