Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 5 Lengkap Kurikulum Merdeka Tahun 2025/2026

 


Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 5 Lengkap Kurikulum Merdeka Tahun 2025/2026

Guru Seni Rupa kelas 5 tentu membutuhkan perangkat pembelajaran yang tidak hanya lengkap secara administrasi, tetapi juga mudah digunakan ketika kegiatan belajar benar-benar berlangsung di kelas. Perangkat yang baik seharusnya membantu guru mulai dari merencanakan pembelajaran, menentukan tujuan, mengatur alokasi waktu, melaksanakan kegiatan berkarya, memberikan asesmen, hingga mencatat proses pembelajaran.

Untuk membantu kebutuhan tersebut, tersedia Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 5 yang disusun untuk Fase C tahun ajaran 2025/2026. Paket ini berisi sejumlah dokumen yang saling berkaitan, mulai dari Capaian Pembelajaran (CP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Program Tahunan (Prota), Program Semester (Prosem), KKTP, modul ajar setiap bab, LKPD, hingga jurnal mengajar harian.

Dokumen-dokumen tersebut dapat menjadi salah satu referensi bagi guru dalam menyiapkan pembelajaran Seni Rupa yang lebih terarah. Guru dapat melihat perangkat pembelajaran lainnya melalui perangkat pembelajaran dan menyesuaikannya dengan karakteristik peserta didik serta kondisi satuan pendidikan masing-masing.

Isi Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 5

Berdasarkan file yang tersedia, paket ini terdiri atas 30 dokumen. Dokumen tersebut terbagi dalam beberapa kelompok utama yang saling melengkapi.

1. Capaian Pembelajaran (CP)

Dokumen CP Seni Rupa Fase C menjadi landasan umum pembelajaran untuk kelas 5 dan 6. Isinya menjelaskan rasional, tujuan, karakteristik pembelajaran Seni Rupa, serta capaian berdasarkan elemen seperti Mengalami, Menciptakan, Merefleksikan, Berpikir dan Bekerja Artistik, serta Berdampak.

Dalam CP tersebut, peserta didik diarahkan untuk mampu menuangkan pengalaman melalui bahasa visual, mengeksplorasi berbagai unsur seni rupa, menggunakan bahan dan teknik, bekerja secara mandiri maupun berkelompok, serta melakukan apresiasi dan refleksi terhadap karya.

2. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

ATP memetakan pembelajaran Seni Rupa kelas 5 dari Bab 1 sampai Bab 12. Alokasi keseluruhan yang tercantum dalam ATP adalah 40 JP untuk materi bab, dengan sebagian besar bab memperoleh alokasi 4 JP.

Alurnya dimulai dari pengenalan unsur dan prinsip seni rupa, menggambar ritmis, ikatan dan simpul, makrame, anyaman, hingga menggambar ekspresif, proporsi, ragam hias, karya daur ulang, dan pengolahan kertas bekas.

3. Program Tahunan (Prota)

Prota memberikan gambaran pembagian materi Seni Rupa selama satu tahun. Semester ganjil memuat Bab 1 sampai Bab 6, sedangkan semester genap memuat Bab 7 sampai Bab 12.

Dokumen Prota juga mencantumkan kegiatan penilaian, cadangan atau review materi, serta jumlah jam pelajaran. Jumlah yang tercantum dalam Prota adalah 54 JP dalam satu tahun, termasuk alokasi penilaian dan kegiatan cadangan/review.

4. Program Semester (Prosem)

Prosem membantu guru melihat penempatan materi berdasarkan minggu pembelajaran. Semester ganjil memuat Bab 1 sampai Bab 6, sedangkan semester genap melanjutkan Bab 7 sampai Bab 12. Tersedia pula alokasi untuk penilaian dan review.

Karena kalender pendidikan dan pembagian minggu efektif setiap sekolah dapat berbeda, dokumen Prosem memang masih perlu disesuaikan dengan kalender pendidikan yang berlaku di satuan pendidikan masing-masing.

5. KKTP Seni Rupa Kelas 5

Dokumen KKTP memberikan indikator ketercapaian tujuan pembelajaran untuk setiap bab. Tingkat ketercapaian dibagi menjadi Perlu Bimbingan, Cukup, Baik, dan Sangat Baik.

Indikatornya dibuat cukup konkret. Misalnya, peserta didik diarahkan untuk mampu mengenali unsur garis, bentuk, dan warna, menerapkan prinsip ritme, mempraktikkan simpul dasar, membuat anyaman, memahami proporsi, mengenali motif ragam hias, sampai menghasilkan karya dari bahan daur ulang dan bubur kertas.

Materi dan Modul Ajar Bab 1 sampai Bab 12

Paket ini dilengkapi 12 Modul Ajar Seni Rupa yang mengikuti alur materi dalam ATP. Setiap bab memiliki fokus kegiatan yang berbeda sehingga pembelajaran tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pengalaman langsung dalam berkarya.

  • Bab 1: Mengenal Unsur dan Prinsip Seni Rupa pada Objek di Sekitar Kita.
  • Bab 2: Menggambar Prinsip Ritme dalam Seni Rupa.
  • Bab 3: Mengenal dan Mengeksplorasi Ikatan dan Simpul.
  • Bab 4: Membuat Karya Seni Makrame Sederhana.
  • Bab 5: Mengenal dan Mengeksplorasi Aneka Anyaman.
  • Bab 6: Membuat Suvenir dari Anyaman.
  • Bab 7: Menggambar Ekspresif dengan Prinsip Keseimbangan.
  • Bab 8: Menggambar Objek Tumbuhan dengan Memperhatikan Prinsip Proporsi.
  • Bab 9: Mengenal Aneka Ragam Hias dari Berbagai Daerah di Indonesia.
  • Bab 10: Mengkreasi Jenis dan Pola Ragam Hias.
  • Bab 11: Membuat Karya Seni dari Bahan Daur Ulang Limbah Rumah Tangga.
  • Bab 12: Menciptakan Karya Seni dari Kertas Bekas.

Rangkaian materi tersebut menunjukkan perkembangan pembelajaran yang cukup menarik. Peserta didik tidak langsung diarahkan membuat produk, tetapi terlebih dahulu diajak mengamati, mengenali konsep, mengeksplorasi teknik, merancang karya, kemudian menghasilkan karya seni.

LKPD untuk Mendukung Kegiatan Praktik

Selain modul ajar, tersedia pula 12 LKPD Seni Rupa yang masing-masing mengikuti bab pembelajaran. LKPD ini berfungsi sebagai pendamping kegiatan sehingga siswa memiliki lembar kerja untuk mengamati, menjawab pertanyaan, membuat rancangan, melakukan praktik, dan merefleksikan hasil karya.

Contohnya, pada Bab 1 siswa diajak menjadi “detektif seni” dengan mengamati objek di lingkungan sekolah. Bab 5 mengajak siswa mengenal konsep lungsi dan pakan sebelum mempraktikkan anyaman tunggal. Pada Bab 8, siswa mengamati tumbuhan secara langsung dan membandingkan ukuran bagian-bagiannya untuk memahami proporsi.

Pada Bab 12, siswa bahkan diajak mengolah kertas bekas menjadi bubur kertas, kemudian merancang karya 2D atau 3D. Pendekatan semacam ini membuat LKPD tidak sekadar menjadi lembar soal, tetapi menjadi panduan aktivitas berkarya.

Jurnal Mengajar Harian

Paket juga dilengkapi jurnal mengajar harian Seni Rupa. Jurnal tersebut memuat kolom pertemuan, tanggal, bab, ATP yang dituju, materi pokok, ringkasan kegiatan inti, penilaian, serta keterangan atau refleksi.

Isi jurnal menunjukkan contoh aktivitas yang cukup beragam, seperti investigasi kelompok, praktik berkarya, demonstrasi teknik, proyek, dan gallery walk. Bagian refleksi juga dapat membantu guru mencatat respons siswa dan kebutuhan pembelajaran berikutnya.

Penerapan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

Rangkaian perangkat ini dapat mendukung penerapan pembelajaran mendalam karena aktivitasnya memberi ruang kepada peserta didik untuk mengalami proses belajar secara langsung. Pembelajaran Seni Rupa tidak berhenti pada menghafal pengertian ritme, keseimbangan, proporsi, atau ragam hias, tetapi dilanjutkan dengan pengamatan, eksplorasi, perancangan, praktik, dan refleksi.

Pada Bab 1 misalnya, siswa dapat menghubungkan konsep unsur seni rupa dengan benda nyata di lingkungan sekolah. Pada materi anyaman dan makrame, siswa belajar melalui pengalaman motorik dan proses mencoba. Sementara itu, materi ragam hias membuka kesempatan untuk menghubungkan seni dengan keberagaman budaya Indonesia.

Materi daur ulang juga mempunyai konteks yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Limbah rumah tangga dan kertas bekas tidak hanya dipandang sebagai benda yang harus dibuang, tetapi dapat diolah menjadi karya. Dari kegiatan tersebut, guru dapat mengembangkan kreativitas sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.

Pembelajaran semacam ini juga dapat mendorong siswa untuk bertanya, mencoba berbagai kemungkinan, mengambil keputusan artistik, bekerja sama, memperbaiki hasil karya, dan menjelaskan alasan di balik karya yang dibuat. Dengan demikian, proses belajar menjadi lebih bermakna dan tidak hanya berorientasi pada hasil akhir.

Manfaat bagi Guru dan Sasaran Pengguna

Perangkat pembelajaran ini dapat digunakan sebagai referensi terutama bagi guru Seni Rupa kelas 5 SD/MI atau pendidik yang mengampu pembelajaran Seni Rupa pada Fase C.

Keberadaan CP, ATP, Prota, Prosem, KKTP, modul ajar, LKPD, dan jurnal dalam satu paket membantu guru melihat hubungan antara perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Guru tidak harus menyusun setiap komponen dari awal, tetapi dapat menggunakan dokumen sebagai dasar untuk kemudian disesuaikan.

Perangkat ini juga dapat membantu guru mempersiapkan pembelajaran praktik karena setiap bab sudah memiliki arah kegiatan berkarya. LKPD dapat digunakan sebagai pendamping siswa, sedangkan KKTP dapat dijadikan referensi ketika menentukan indikator ketercapaian tujuan pembelajaran.

Catatan Penggunaan dan Penyesuaian

Perlu diperhatikan bahwa dokumen yang tersedia masih mencantumkan beberapa bagian seperti [Nama Sekolah Anda], [Nama Guru Anda], tempat, tanggal, dan identitas lain yang memang perlu diisi oleh pengguna.

Guru juga sebaiknya menyesuaikan alokasi waktu, kalender pendidikan, sarana dan prasarana, ketersediaan bahan praktik, karakteristik peserta didik, serta kebijakan sekolah. Materi yang membutuhkan tali, kertas, bahan bekas, alat gambar, atau benda tumbuhan dapat dimodifikasi sesuai kondisi lingkungan sekolah.

Penyesuaian tersebut penting agar perangkat tidak hanya lengkap secara administrasi, tetapi benar-benar sesuai dengan kondisi pembelajaran yang dihadapi guru dan peserta didik.

Download Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 5

Tunggu beberapa detik, tombol akan aktif secara otomatis.

Kesimpulan

Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 5 ini merupakan paket yang cukup lengkap karena mencakup komponen perencanaan, pelaksanaan, aktivitas peserta didik, asesmen, hingga jurnal pembelajaran. Materinya tersusun dari pengenalan unsur seni rupa, ritme, makrame, anyaman, keseimbangan, proporsi, ragam hias, hingga pemanfaatan bahan daur ulang dan kertas bekas.

Guru dapat menjadikan perangkat ini sebagai bahan awal untuk menyiapkan pembelajaran Seni Rupa yang lebih terstruktur dan bermakna. Namun, penggunaan di sekolah tetap sebaiknya disesuaikan dengan kalender pendidikan, kondisi kelas, fasilitas, karakteristik peserta didik, serta kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.

Dengan penyesuaian yang tepat, perangkat pembelajaran bukan hanya menjadi kelengkapan administrasi guru, tetapi dapat benar-benar menjadi panduan untuk menciptakan kegiatan Seni Rupa yang aktif, kreatif, kontekstual, dan memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi peserta didik.

Informasi Terkait Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 5 Lengkap Kurikulum Merdeka Tahun 2025/2026

Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 5 Lengkap Kurikulum Merdeka Tahun 2025/2026 merupakan bagian dari kumpulan perangkat pembelajaran yang tersedia di PERANGKAT PEMBELAJARAN. Halaman ini dapat menjadi referensi bagi guru dalam mencari bahan ajar, perangkat ajar, serta materi pendukung pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan kelas.

Topik pada artikel ini berkaitan dengan: Kelas 5, Kurikulum Merdeka, LKPD, Modul Ajar, Perangkat Pembelajaran, Seni Rupa .

Untuk melengkapi bahan yang sedang dicari, kunjungi artikel terkait pada bagian Artikel Terkait. Gunakan perangkat yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, kondisi sekolah, dan tujuan pembelajaran.

Bahan Ajar Guru Terbaru

Temukan referensi Modul Ajar, ATP, CP, KKTP, Prota, Promes, dan Perangkat Ajar lainnya melalui artikel yang tersedia di website ini. Kumpulan tersebut dikembangkan untuk membantu guru menyiapkan pembelajaran secara lebih terarah dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan.

Lihat perangkat pembelajaran terbaru »

0 Response to "Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 5 Lengkap Kurikulum Merdeka Tahun 2025/2026"

Posting Komentar