Perangkat Pembelajaran Deep Learning Seni Rupa Kelas 4 Lengkap: CP, ATP, Prota, Prosem, KKTP, Modul Ajar dan LKPD

Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 4 Lengkap: CP, ATP, Prota, Prosem, KKTP, Modul Ajar dan LKPD ( Deep Learning )

Guru kelas 4 yang sedang menyiapkan pembelajaran Seni Rupa tentu membutuhkan perangkat yang tidak hanya lengkap, tetapi juga saling terhubung dari perencanaan sampai pelaksanaan dan penilaian. Untuk membantu kebutuhan tersebut, tersedia perangkat pembelajaran Seni Rupa Kelas 4 Fase B yang disusun dalam satu paket dan mencakup berbagai dokumen pendukung pembelajaran selama satu tahun ajaran.

Paket ini tidak hanya berisi dokumen perencanaan seperti Capaian Pembelajaran (CP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Program Tahunan (Prota), Program Semester (Prosem), dan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Di dalamnya juga tersedia Modul Ajar untuk enam bab, LKPD untuk setiap bab, serta Jurnal Mengajar Harian. Dengan susunan tersebut, guru dapat menggunakan perangkat sebagai dasar untuk merencanakan kegiatan, melaksanakan pembelajaran, melakukan asesmen, sekaligus mencatat perkembangan pembelajaran di kelas.

Bagi guru yang membutuhkan referensi perangkat pembelajaran lainnya, Anda juga dapat mengunjungi perangkat pembelajaran lengkap untuk menemukan berbagai bahan dan perangkat yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan sekolah.

Penjelasan Umum Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 4

Perangkat yang tersedia dalam paket ini ditujukan untuk Mata Pelajaran Seni Rupa Fase B/Kelas IV dengan tahun ajaran 2025/2026. Dokumen menggunakan pendekatan pembelajaran yang menempatkan peserta didik sebagai pelaku utama dalam proses mengamati, mencoba, menciptakan, merefleksikan, dan memberikan dampak melalui karya seni.

Materinya bergerak secara bertahap. Peserta didik terlebih dahulu diajak menemukan gagasan melalui sketsa, kemudian mengenali karakteristik alat dan bahan, menciptakan karya dua dan tiga dimensi, mempelajari konstruksi sederhana, belajar memberikan tanggapan terhadap karya, dan akhirnya membuat karya seni yang memiliki pesan positif bagi lingkungan.

Alur tersebut membuat perangkat tidak hanya berorientasi pada hasil gambar atau karya akhir. Proses berpikir, kreativitas, pengalaman, kerja sama, kemampuan memberikan tanggapan, serta kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian penting dari pembelajaran.

Isi dan Kandungan Dokumen

1. Capaian Pembelajaran (CP)

Dokumen CP menjelaskan rasional, tujuan, karakteristik, serta capaian pembelajaran Seni Rupa pada Fase B. Peserta didik diarahkan untuk mengembangkan kreativitas, kepekaan terhadap lingkungan, kemampuan berpikir kritis, serta kemampuan bekerja secara artistik.

Elemen yang dibahas meliputi Mengalami, Menciptakan, Merefleksikan, Berpikir dan Bekerja Artistik, serta Berdampak. Pada akhirnya peserta didik diharapkan mampu membuat karya berdasarkan pengamatan, pengalaman, perasaan, dan minat dengan menerapkan unsur rupa serta prinsip desain.

2. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

ATP memuat enam tujuan pembelajaran yang tersusun dari Bab 1 sampai Bab 6. Bab 1 berfokus pada menggambar sketsa, Bab 2 membahas karakteristik alat dan bahan, sedangkan Bab 3 mengembangkan karya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi.

Pada semester berikutnya, peserta didik mempelajari konstruksi sederhana melalui Bab 4, belajar menanggapi karya seni rupa pada Bab 5, dan ditutup dengan Bab 6 tentang membuat karya seni yang berdampak. Total alokasi dalam ATP tercatat 108 JP.

3. Program Tahunan (Prota)

Prota menyusun pembelajaran Seni Rupa selama satu tahun. Semester ganjil memuat Bab 1 sampai Bab 3, sedangkan semester genap memuat Bab 4 sampai Bab 6. Dokumen juga memberikan alokasi untuk PTS, PAS, PAT/pameran, serta waktu cadangan atau fleksibilitas.

Alokasi yang tercantum adalah 49 JP untuk semester ganjil dan 69 JP untuk semester genap, dengan jumlah 118 JP dalam satu tahun berdasarkan dokumen Prota.

4. Program Semester (Prosem)

Prosem membantu guru melihat pembagian materi berdasarkan bulan dan minggu pembelajaran. Dokumen memberikan gambaran penempatan materi mulai Juli hingga Desember untuk semester ganjil serta Januari hingga Juni untuk semester genap.

Jadwal dalam Prosem juga diberi catatan bahwa alokasi mingguan bersifat fleksibel sehingga guru dapat menyesuaikannya dengan kalender pendidikan, jadwal sekolah, dan dinamika pembelajaran di kelas.

5. KKTP

KKTP menyediakan indikator ketercapaian untuk setiap tujuan pembelajaran. Tingkat ketercapaian dibagi menjadi Perlu Bimbingan, Cukup, Baik, dan Sangat Baik.

Indikatornya dibuat sesuai karakter setiap bab. Misalnya pada Bab 1 peserta didik dinilai dari proporsi, komposisi, dan keterangan pada sketsa. Pada Bab 3 terdapat indikator mengenai karya 2D, harmoni warna, dan konstruksi diorama. Sementara Bab 5 dan Bab 6 menilai kemampuan memberikan umpan balik, menemukan nilai positif, membuat karya bermuatan positif, serta mempresentasikan pesan karya.

6. Jurnal Mengajar Harian

Jurnal harian digunakan untuk mencatat pelaksanaan pembelajaran. Kolom yang tersedia mencakup pertemuan, hari/tanggal, bab, ATP yang dituju, materi pokok, kegiatan inti, penilaian, serta refleksi atau keterangan.

Isi jurnal menunjukkan penggunaan kegiatan seperti Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), observasi, kegiatan kelompok, proyek seni, presentasi, dan refleksi. Dokumen ini dapat membantu guru mendokumentasikan proses pembelajaran secara lebih teratur.

Modul Ajar dan Fokus Setiap Bab

Bab 1: Menggambar Sketsa

Bab pertama mengenalkan sketsa sebagai rancangan awal sebuah karya. Peserta didik diajak mencari gagasan melalui pengalaman dan imajinasi, kemudian menggambar pakaian dengan memperhatikan proporsi serta komposisi. LKPD mengarahkan peserta didik membuat sketsa pakaian impian lengkap dengan keterangan pendukung.

Bab 2: Menelaah Karakteristik Alat dan Bahan

Bab ini mengajak peserta didik mengenali bahan lunak dan keras, bahan alam dan buatan, serta berbagai tekstur. Peserta didik juga membandingkan pewarna kering dan basah serta alat untuk menggambar, membentuk, dan memotong. Jurnal visual digunakan sebagai media untuk mencatat hasil pengamatan.

Bab 3: Mengkreasikan Karya Seni Rupa 2D dan 3D

Peserta didik menerapkan unsur rupa dan prinsip keseimbangan dalam karya dua maupun tiga dimensi. Salah satu kegiatan LKPD adalah membuat diorama rumah adat dengan memanfaatkan bahan bekas seperti kardus, botol plastik, stik es krim, ranting, atau daun kering. Kearifan lokal menjadi salah satu sumber inspirasi utama.

Bab 4: Membuat Konstruksi Sederhana

Bab ini mengembangkan kemampuan menyusun bentuk dan bangun ruang dari benda-benda bekas menjadi miniatur. Peserta didik belajar memperhatikan keseimbangan konstruksi serta teknik penyambungan menggunakan perekat yang sesuai. LKPD mengarahkan peserta didik mengamati bentuk benda bekas sebelum mengubahnya menjadi bangunan atau karya tiga dimensi.

Bab 5: Menanggapi Karya Seni Rupa

Peserta didik belajar bahwa memberikan tanggapan terhadap karya bukan sekadar mengatakan bagus atau tidak bagus. Mereka diajak mengamati gambar, mengenali perasaan yang muncul, mencari pesan, serta menemukan nilai positif dari karya. LKPD menggunakan sampul buku sebagai objek pengamatan dan mengubah hasil pengamatan menjadi jurnal visual.

Bab 6: Membuat Karya Seni yang Berdampak

Bab terakhir mengajak peserta didik menggunakan seni sebagai sarana menyampaikan pesan positif. Kelompok terlebih dahulu mengidentifikasi masalah sederhana di lingkungan sekolah, menentukan pesan, memilih jenis karya, membuat rancangan, membagi tugas, menghasilkan karya, lalu mempresentasikan dan memamerkannya.

Penerapan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

Perangkat ini memiliki ruang yang cukup kuat untuk diterapkan dalam pembelajaran mendalam karena kegiatan tidak berhenti pada penyampaian materi. Peserta didik mendapatkan kesempatan untuk mengalami proses secara langsung melalui pengamatan, eksperimen, penciptaan, diskusi, refleksi, dan presentasi.

Aspek meaningful dapat terlihat ketika peserta didik menggunakan pengalaman pribadi sebagai sumber gagasan, mengangkat kearifan lokal, serta mencari masalah nyata di lingkungan sekolah. Pembelajaran menjadi lebih dekat dengan kehidupan mereka karena karya tidak dibuat secara terpisah dari konteks sekitar.

Aspek mindful muncul melalui kegiatan mengamati karakteristik bahan, mempertimbangkan proporsi dan keseimbangan, memberikan tanggapan terhadap karya, serta melakukan refleksi. Peserta didik tidak hanya membuat sesuatu, tetapi juga diajak memahami alasan di balik keputusan artistik yang mereka ambil.

Sementara itu, aspek joyful didukung oleh aktivitas menggambar, membuat diorama, bereksperimen dengan bahan bekas, bekerja dalam kelompok, membuat jurnal visual, hingga memamerkan karya. Proses tersebut memberikan ruang bagi peserta didik untuk berekspresi dengan cara yang lebih aktif dan menyenangkan.

Manfaat bagi Guru dan Sasaran Pengguna

Paket ini dapat menjadi referensi bagi guru Seni Rupa Kelas 4 dalam menyiapkan pembelajaran satu tahun secara lebih terstruktur. Guru dapat menggunakan CP sebagai dasar, ATP sebagai alur tujuan, Prota dan Prosem sebagai perencanaan waktu, KKTP sebagai acuan ketercapaian, Modul Ajar sebagai panduan pelaksanaan, LKPD sebagai lembar aktivitas peserta didik, dan Jurnal Harian sebagai dokumentasi proses pembelajaran.

Perangkat juga dapat digunakan oleh guru kelas yang mengampu pembelajaran Seni Rupa, terutama sebagai bahan awal yang dapat disesuaikan dengan kondisi satuan pendidikan, karakter peserta didik, sarana prasarana, dan kalender pendidikan yang berlaku.

Catatan Penggunaan dan Penyesuaian

Dokumen yang tersedia masih memuat bagian identitas seperti [Nama Sekolah Anda] dan [Nama Guru Anda]. Karena itu, guru perlu mengganti bagian tersebut sebelum digunakan sebagai dokumen resmi sekolah.

Alokasi waktu juga sebaiknya diperiksa kembali. Perangkat memberikan rancangan pembelajaran untuk tahun ajaran 2025/2026, sehingga guru perlu menyesuaikannya apabila digunakan pada tahun ajaran berbeda. Jadwal Prosem pun dapat berubah mengikuti kalender pendidikan dan kondisi nyata sekolah.

Penggunaan bahan bekas dalam beberapa kegiatan juga perlu memperhatikan keamanan peserta didik. Penggunaan alat seperti cutter atau lem tembak harus dilakukan dengan pengawasan guru dan disesuaikan dengan kemampuan serta kondisi kelas.

Download Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 4

Link akan aktif setelah countdown selesai.

Kesimpulan

Perangkat Pembelajaran Seni Rupa Kelas 4 ini menyediakan rangkaian dokumen yang cukup lengkap untuk mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran Seni Rupa Fase B. Mulai dari CP, ATP, Prota, Prosem, KKTP, Modul Ajar, LKPD, hingga Jurnal Mengajar Harian, seluruhnya memiliki fungsi yang saling mendukung.

Materi enam bab juga disusun secara bertahap, mulai dari menemukan gagasan melalui sketsa hingga menghasilkan karya yang memiliki pesan positif bagi lingkungan. Hal tersebut memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas sekaligus kemampuan mengamati, berpikir, bekerja sama, berefleksi, dan berkomunikasi.

Sebelum digunakan, guru tetap disarankan menyesuaikan identitas sekolah, nama penyusun, kalender pendidikan, alokasi waktu, kondisi sarana prasarana, serta karakter peserta didik. Dengan penyesuaian tersebut, perangkat dapat menjadi bahan yang lebih relevan dan praktis untuk mendukung pembelajaran Seni Rupa di kelas 4.

Informasi Terkait Perangkat Pembelajaran Deep Learning Seni Rupa Kelas 4 Lengkap: CP, ATP, Prota, Prosem, KKTP, Modul Ajar dan LKPD

Perangkat Pembelajaran Deep Learning Seni Rupa Kelas 4 Lengkap: CP, ATP, Prota, Prosem, KKTP, Modul Ajar dan LKPD merupakan bagian dari kumpulan perangkat pembelajaran yang tersedia di PERANGKAT PEMBELAJARAN. Halaman ini dapat menjadi referensi bagi guru dalam mencari bahan ajar, perangkat ajar, serta materi pendukung pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan kelas.

Topik pada artikel ini berkaitan dengan: ATP, CP, Kelas 4, KKTP, LKPD, Modul Ajar, Perangkat Pembelajaran, Prosem, Prota, Seni Rupa .

Untuk melengkapi bahan yang sedang dicari, kunjungi artikel terkait pada bagian Artikel Terkait. Gunakan perangkat yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, kondisi sekolah, dan tujuan pembelajaran.

Bahan Ajar Guru Terbaru

Temukan referensi Modul Ajar, ATP, CP, KKTP, Prota, Promes, dan Perangkat Ajar lainnya melalui artikel yang tersedia di website ini. Kumpulan tersebut dikembangkan untuk membantu guru menyiapkan pembelajaran secara lebih terarah dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan.

Lihat perangkat pembelajaran terbaru »

0 Response to "Perangkat Pembelajaran Deep Learning Seni Rupa Kelas 4 Lengkap: CP, ATP, Prota, Prosem, KKTP, Modul Ajar dan LKPD "

Posting Komentar