Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 9 Deep Learning Lengkap: CP, ATP, Prota, Promes, KKTP dan Modul Ajar
Guru PJOK kelas 9 membutuhkan perangkat pembelajaran yang tidak hanya lengkap secara administrasi, tetapi juga dapat membantu pembelajaran berjalan lebih terarah, aktif, dan bermakna. Karena itu, penyusunan perangkat pembelajaran perlu memperhatikan keterkaitan antara capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, alur pembelajaran, asesmen, hingga kegiatan praktik di lapangan.
Pada artikel ini tersedia rangkuman Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 9 Deep Learning berdasarkan paket dokumen yang telah disusun untuk Fase D. Paket tersebut mencakup perangkat perencanaan pembelajaran tahunan dan semester sekaligus modul ajar untuk tujuh bab utama PJOK.
Dokumen ini dapat menjadi salah satu referensi bagi guru yang sedang menyiapkan administrasi pembelajaran PJOK kelas IX. Guru juga dapat melihat perangkat pembelajaran lainnya melalui perangkat pembelajaran yang tersedia di situs.
Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 9 yang Tersedia
Berdasarkan isi file yang tersedia, paket ini terdiri atas 12 dokumen. Dokumen tersebut saling berhubungan dan dapat digunakan sebagai satu kesatuan dalam perencanaan pembelajaran PJOK kelas IX.
- 1 dokumen Capaian Pembelajaran (CP)
- 1 dokumen Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- 1 dokumen Program Tahunan (Prota)
- 1 dokumen Program Semester (Promes)
- 1 dokumen Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)
- 7 Modul Ajar Deep Learning PJOK untuk Bab 1 sampai Bab 7
Susunan tersebut membuat perangkat tidak berdiri sendiri. CP menjadi dasar capaian yang hendak dituju, kemudian ATP menjabarkan arah tujuan pembelajaran, sedangkan Prota dan Promes membantu mengatur distribusi pembelajaran. KKTP digunakan sebagai acuan ketercapaian tujuan, sementara modul ajar menerjemahkan perencanaan tersebut ke dalam kegiatan pembelajaran yang lebih operasional.
Capaian Pembelajaran (CP) PJOK Fase D
Dokumen CP dalam paket ini menempatkan pembelajaran PJOK sebagai proses yang bersifat holistik. Pembelajaran tidak hanya berorientasi pada kemampuan melakukan gerakan, tetapi juga bagaimana murid belajar melalui aktivitas gerak, membangun gaya hidup aktif, serta mengembangkan berbagai kemampuan personal dan sosial.
Dalam dokumen tersebut terdapat tiga area utama, yaitu Terampil Bergerak, Belajar Melalui Gerak, dan Bergaya Hidup Aktif. Ketiganya memberikan arah agar peserta didik mampu menerapkan keterampilan gerak dalam berbagai situasi, memilih strategi gerak yang efektif, bekerja sama, mengambil keputusan, serta memahami hubungan aktivitas jasmani dengan kesehatan.
Pendekatan tersebut juga mendukung pembelajaran yang bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan. Dengan demikian, PJOK tidak hanya dipahami sebagai kegiatan olahraga di lapangan, tetapi sebagai pembelajaran yang dapat membangun keterampilan, karakter, kesehatan, komunikasi, dan tanggung jawab.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) PJOK Kelas 9
ATP dalam paket ini memuat tujuh bab pembelajaran. Setiap bab mempunyai tujuan yang diarahkan pada kemampuan menganalisis sekaligus mempraktikkan keterampilan gerak.
Bab 1: Permainan Invasi – Sepak Bola
Materi sepak bola mencakup menendang atau mengumpan, menghentikan bola, menggiring bola, menyundul, dan lemparan ke dalam. Pembelajaran kemudian diarahkan pada penerapan berbagai keterampilan tersebut melalui permainan sepak bola dengan peraturan yang dimodifikasi.
Bab 2: Permainan Net – Bola Voli
Pada materi bola voli, peserta didik mempelajari passing bawah dan passing atas, kemudian dilanjutkan dengan servis bawah, servis atas, smes, dan block atau bendungan. Keterampilan tersebut diterapkan dalam permainan dengan peraturan yang dimodifikasi.
Bab 3: Bela Diri – Taekwondo
Materi bela diri berfokus pada kuda-kuda atau seogi, tangkisan atau makki, pukulan atau jireugi, serta tendangan atau chagi. Peserta didik juga diarahkan untuk mengombinasikan gerakan dasar menjadi proyek jurus atau poomsae sederhana.
Bab 4: Aktivitas Senam – Senam Lantai
Materi senam lantai meliputi sikap kapal terbang, handstand dengan bantuan, guling depan, dan lompat harimau. Gerakan kemudian dapat dirangkai menjadi sebuah rangkaian gerak sederhana. Karena terdapat gerakan yang memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi, aspek keselamatan menjadi perhatian penting.
Bab 5: Aktivitas Gerak Berirama – Senam Aerobik
Pada bab ini peserta didik mempelajari langkah dasar seperti marching, single step, dan knee lift, serta berbagai gerakan lengan. Pembelajaran dilanjutkan dengan perancangan dan penampilan koreografi senam aerobik sederhana secara berkelompok.
Bab 6: Aktivitas Kebugaran untuk Kesehatan
Materi kebugaran mencakup latihan kekuatan seperti push-up, sit-up, back-lift, dan gerobak dorong. Selain itu terdapat latihan daya tahan, lompat tali, naik turun kursi, circuit training, serta pengukuran kebugaran sederhana melalui denyut nadi.
Bab 7: Pengembangan Budaya Hidup Sehat
Bab terakhir membahas konsep P3K, tujuan P3K, jenis cedera, peralatan P3K, praktik dan simulasi penanganan cedera sederhana, termasuk prinsip RICE. Materi juga mengajak peserta didik menganalisis peran aktivitas jasmani dalam membantu mencegah penyakit.
Program Tahunan dan Program Semester
Dokumen Prota PJOK Kelas 9 memberikan gambaran pembagian pembelajaran selama satu tahun untuk kelas IX Fase D. Isinya menghubungkan bab, alur tujuan pembelajaran, materi, dan alokasi waktu.
Sementara itu, dokumen Promes PJOK Kelas 9 digunakan untuk membantu guru mengatur pelaksanaan pembelajaran dalam lingkup semester. Keberadaan Prota dan Promes membuat guru lebih mudah melihat urutan materi serta menyesuaikannya dengan kalender dan kondisi pembelajaran di sekolah.
Guru tetap perlu melakukan penyesuaian terhadap kalender pendidikan, jumlah jam pelajaran, agenda sekolah, kondisi sarana prasarana, dan karakteristik peserta didik sebelum perangkat digunakan sebagai dokumen final.
KKTP PJOK Kelas 9
Dokumen KKTP menyediakan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran untuk tujuh bab yang sama. Di dalamnya terdapat empat interval capaian, yaitu 0–40%, 41–65%, 66–85%, dan 86–100%.
Interval tersebut memberikan gambaran tindak lanjut pembelajaran. Capaian 0–40% diarahkan pada remedial di seluruh bagian, sedangkan 41–65% menunjukkan perlunya remedial pada bagian yang diperlukan. Capaian 66–85% dinyatakan telah mencapai ketuntasan, sementara 86–100% dapat diberikan pengayaan atau tantangan lebih.
Dengan demikian, KKTP tidak hanya berfungsi sebagai angka penilaian, tetapi dapat membantu guru menentukan tindak lanjut yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Modul Ajar Deep Learning PJOK Kelas 9
Ketujuh modul ajar dalam paket ini memiliki pola yang relatif lengkap. Modul memuat identitas, identifikasi kesiapan peserta didik, karakteristik materi, dimensi profil lulusan, capaian pembelajaran, lintas disiplin ilmu, tujuan pembelajaran, topik kontekstual, kerangka pembelajaran, langkah pembelajaran berdiferensiasi, dan asesmen pembelajaran.
Alokasi waktu dalam masing-masing modul juga disesuaikan dengan karakter materi. Bab 1, 2, dan 6 masing-masing memiliki 9 JP atau tiga kali pertemuan. Bab 3, 4, dan 5 masing-masing memiliki 6 JP atau dua kali pertemuan. Bab 7 memiliki 9 JP atau tiga kali pertemuan.
Model pembelajaran yang digunakan juga bervariasi. Misalnya, materi sepak bola dan bola voli menggunakan pembelajaran berbasis tugas serta pembelajaran kooperatif. Taekwondo menggunakan pembelajaran berbasis proyek dan timbal balik. Senam lantai menggunakan reciprocal teaching dan task-based learning. Senam aerobik menggunakan project-based learning, sedangkan kebugaran menggunakan task-based learning dan circuit training. Bab budaya hidup sehat memanfaatkan Windows Shopping, pembelajaran berbasis inkuiri, dan simulasi.
Penerapan Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning
Salah satu kekuatan paket ini adalah adanya perhatian terhadap pembelajaran yang bermakna. Pendekatan pembelajaran mendalam dapat diterapkan dengan mengajak peserta didik tidak sekadar menghafal teknik, tetapi memahami alasan di balik suatu gerakan dan mampu menggunakannya dalam situasi yang relevan.
Pada sepak bola dan bola voli, misalnya, peserta didik tidak hanya berlatih teknik secara berulang, tetapi juga menggunakannya dalam permainan dan situasi yang dimodifikasi. Pada taekwondo, siswa tidak hanya mempelajari teknik gerakan, tetapi juga nilai disiplin, pengendalian diri, tanggung jawab, dan rasa hormat.
Pada senam lantai, proses pembelajaran dapat mendorong keberanian, evaluasi diri, kerja sama, dan kepedulian terhadap keselamatan teman. Sementara pada kebugaran jasmani, peserta didik diarahkan untuk memahami kondisi tubuhnya dan menyusun latihan yang dapat dilakukan secara lebih mandiri.
Pembelajaran semacam ini sejalan dengan tujuan perangkat yang menempatkan murid sebagai peserta aktif. Mereka diberi kesempatan untuk mencoba, mengamati, memberikan umpan balik, memecahkan masalah, bekerja sama, dan mengevaluasi hasil belajar.
Dimensi Profil Lulusan yang Dikembangkan
Dokumen perangkat pembelajaran juga mengintegrasikan delapan dimensi profil lulusan, yaitu keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi.
Pengembangan dimensi tersebut terlihat dalam aktivitas praktik maupun kerja kelompok. Peserta didik dapat belajar mengambil keputusan, memberikan umpan balik kepada teman, bertanggung jawab terhadap keselamatan, menyusun proyek gerak, serta mengevaluasi kemampuan diri.
Manfaat bagi Guru PJOK
Bagi guru, paket ini dapat membantu mempercepat proses persiapan perangkat pembelajaran kelas IX. Guru dapat menggunakan CP dan ATP sebagai dasar perencanaan, Prota dan Promes untuk mengatur distribusi pembelajaran, KKTP sebagai acuan ketercapaian tujuan, serta modul ajar sebagai panduan pelaksanaan kegiatan di kelas atau lapangan.
Modul yang tersedia juga memberikan variasi aktivitas sehingga pembelajaran PJOK tidak hanya berpusat pada demonstrasi dan latihan. Terdapat diskusi, permainan, peer feedback, proyek kelompok, simulasi, inkuiri, reciprocal teaching, dan circuit training yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa.
Catatan Penggunaan dan Penyesuaian
Meskipun perangkat sudah tersusun dalam satu paket, guru sebaiknya tidak langsung menggunakannya tanpa penyesuaian. Bagian seperti nama sekolah, nama penyusun, NIP, tahun pelajaran, kalender pembelajaran, serta kondisi sarana dan prasarana perlu dilengkapi sesuai keadaan sekolah masing-masing.
Guru juga dapat menyesuaikan tingkat kesulitan aktivitas dengan kemampuan peserta didik. Hal ini terutama penting pada materi yang membutuhkan kekuatan, keseimbangan, koordinasi, atau keberanian seperti handstand, lompat harimau, dan latihan bela diri.
Untuk materi praktik, keselamatan harus tetap menjadi prioritas. Penggunaan alat yang sesuai, pemanasan, demonstrasi teknik yang benar, pengawasan guru, serta bantuan teman ketika diperlukan perlu diperhatikan selama kegiatan berlangsung.
Download Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 9 Deep Learning
Berikut tombol untuk membuka paket perangkat pembelajaran. Tautan diarahkan ke Google Drive sehingga file dapat dilihat terlebih dahulu sebelum pengguna memutuskan untuk mengunduhnya.
Tombol akan aktif setelah hitung mundur selesai.
Kesimpulan
Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 9 Deep Learning ini merupakan paket yang cukup lengkap karena menghubungkan perencanaan pembelajaran dari CP hingga pelaksanaan melalui modul ajar. Materinya mencakup permainan sepak bola, bola voli, taekwondo, senam lantai, senam aerobik, kebugaran untuk kesehatan, serta pengembangan budaya hidup sehat.
Keberadaan CP, ATP, Prota, Promes, KKTP, dan tujuh modul ajar membuat guru memiliki dasar yang lebih terstruktur dalam menyiapkan pembelajaran PJOK kelas IX. Pendekatan yang digunakan juga memberikan ruang bagi aktivitas praktik, kolaborasi, proyek, refleksi, umpan balik, dan pembelajaran kontekstual.
Namun, perangkat pembelajaran tetap sebaiknya disesuaikan dengan kondisi nyata di sekolah. Penyesuaian terhadap karakteristik peserta didik, fasilitas olahraga, alokasi waktu, kalender pendidikan, serta kebijakan satuan pendidikan akan membuat perangkat ini lebih relevan dan mudah diterapkan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.
Dengan penyesuaian tersebut, perangkat ini dapat menjadi salah satu referensi praktis bagi guru dalam merancang pembelajaran PJOK kelas 9 yang lebih terarah, aktif, bermakna, dan mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh.
Informasi Terkait Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 9 Deep Learning Lengkap: CP, ATP, Prota, Promes, KKTP dan Modul Ajar
Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 9 Deep Learning Lengkap: CP, ATP, Prota, Promes, KKTP dan Modul Ajar merupakan bagian dari kumpulan perangkat pembelajaran yang tersedia di PERANGKAT PEMBELAJARAN. Halaman ini dapat menjadi referensi bagi guru dalam mencari bahan ajar, perangkat ajar, serta materi pendukung pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan kelas.
Topik pada artikel ini berkaitan dengan: ATP, CP, Deep Learning, Kelas 9, KKTP, Kurikulum Merdeka, Modul Ajar, Perangkat Pembelajaran, PJOK, Promes, Prota .
Untuk melengkapi bahan yang sedang dicari, kunjungi artikel terkait pada bagian Artikel Terkait. Gunakan perangkat yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, kondisi sekolah, dan tujuan pembelajaran.
Bahan Ajar Guru Terbaru
Temukan referensi Modul Ajar, ATP, CP, KKTP, Prota, Promes, dan Perangkat Ajar lainnya melalui artikel yang tersedia di website ini. Kumpulan tersebut dikembangkan untuk membantu guru menyiapkan pembelajaran secara lebih terarah dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan.

0 Response to "Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 9 Deep Learning Lengkap: CP, ATP, Prota, Promes, KKTP dan Modul Ajar"
Posting Komentar