Perangkat Pembelajaran IPS Kelas 7 Deep Learning Lengkap Kurikulum Merdeka
Guru IPS kelas 7 membutuhkan perangkat pembelajaran yang tidak hanya lengkap secara administrasi, tetapi juga dapat membantu merancang kegiatan belajar yang relevan dengan kehidupan peserta didik. Karena itu, perangkat pembelajaran IPS kelas 7 berbasis Deep Learning dapat menjadi salah satu referensi untuk menyusun pembelajaran yang lebih bermakna, aktif, reflektif, dan kontekstual.
Pada artikel ini tersedia perangkat pembelajaran IPS Kelas VII Fase D yang disusun untuk Semester 1 dan Semester 2. Paket tersebut mencakup beberapa dokumen utama, mulai dari Capaian Pembelajaran (CP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Program Tahunan (Prota), Program Semester (Promes), Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), hingga empat modul ajar Deep Learning.
Perangkat ini dapat digunakan sebagai bahan referensi bagi guru dalam menyiapkan administrasi pembelajaran sekaligus mengembangkan aktivitas belajar sesuai karakteristik peserta didik dan kondisi sekolah. Guru juga dapat melihat berbagai perangkat pembelajaran terbaru sebagai tambahan referensi dalam menyusun administrasi pembelajaran.
Dokumen yang Tersedia dalam Paket
Berdasarkan file yang tersedia, terdapat 9 dokumen Microsoft Word dalam paket perangkat pembelajaran IPS Kelas VII. Dokumen-dokumen tersebut saling berkaitan dan dapat digunakan sebagai satu kesatuan dalam perencanaan pembelajaran selama satu tahun pelajaran.
- CP IPS Kelas VII Deep Learning
- ATP IPS Kelas VII Deep Learning
- Prota IPS Kelas VII Deep Learning
- Promes IPS Kelas VII Deep Learning
- KKTP IPS Kelas VII Deep Learning
- Modul Ajar Bab 1: Keluarga Awal Kehidupan
- Modul Ajar Bab 2: Keberagaman Lingkungan Sekitar
- Modul Ajar Bab 3: Potensi Ekonomi Lingkungan
- Modul Ajar Bab 4: Pemberdayaan Masyarakat
Dengan susunan tersebut, guru memperoleh perangkat perencanaan pembelajaran dari tingkat capaian pembelajaran sampai dengan modul ajar untuk empat bab utama.
Capaian Pembelajaran IPS Kelas 7
Dokumen CP dalam paket ini mengacu pada Keputusan BSKAP Nomor 046/H/KR/2025. Pada bagian rasional, pembelajaran IPS diarahkan untuk membantu peserta didik memahami kompleksitas kehidupan sosial, ekonomi, politik, dan budaya.
Pembelajaran tidak berhenti pada kemampuan mengenali konsep. Peserta didik diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, reflektif, kreatif, dan analitis serta mampu menghubungkan pembelajaran dengan berbagai permasalahan dalam kehidupan nyata.
Dokumen CP juga menekankan pengalaman belajar melalui proses memahami, merefleksi, dan mengaplikasikan. Hal tersebut menjadi salah satu dasar penting dalam penerapan pembelajaran mendalam pada mata pelajaran IPS.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
ATP dalam paket ini menjadi penghubung antara capaian pembelajaran dengan materi dan tujuan pembelajaran yang lebih terarah. Materi IPS Kelas VII disusun dalam empat bab besar yang mencakup semester ganjil dan genap.
Pada Bab 1 Keluarga Awal Kehidupan, tujuan pembelajaran antara lain mencakup sejarah dan silsilah keluarga, lokasi absolut dan relatif, kondisi geografis dan geologis Indonesia, komponen peta, sejarah lisan, manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi, sosialisasi, nilai dan norma, interaksi antarwilayah, serta kebutuhan manusia.
Selanjutnya, Bab 2 Keberagaman Lingkungan Sekitar membahas fenomena lingkungan sebagai proses geografis, interaksi sosial berdasarkan ruang, pelestarian lingkungan, kehidupan masyarakat masa praaksara, asal muasal dan diaspora bangsa Indonesia, pembangunan berkelanjutan, kelangkaan sumber daya, serta masalah pokok ekonomi.
Pada semester kedua terdapat Bab 3 Potensi Ekonomi Lingkungan. Materinya mencakup potensi dan perubahan sumber daya alam, kehidupan masyarakat masa Hindu-Buddha dan Islam, kegiatan ekonomi, pelaku ekonomi, permintaan dan penawaran, harga dan pasar, serta struktur sosial.
Sementara itu, Bab 4 Pemberdayaan Masyarakat mengarahkan peserta didik untuk mempelajari hubungan faktor geografis dengan keragaman budaya, jenis keragaman budaya, sejarah dan keteladanan tokoh lokal, permasalahan sosial budaya, literasi keuangan, pemberdayaan masyarakat, serta peran komunitas dalam pembangunan berkelanjutan.
Program Tahunan dan Program Semester
Prota dan Promes berfungsi sebagai perangkat perencanaan waktu pembelajaran. Dalam dokumen Prota, materi IPS Kelas VII dibagi ke dalam empat bab yang mencakup Semester 1 dan Semester 2.
Semester 1 berfokus pada Bab 1 Keluarga Awal Kehidupan dan Bab 2 Keberagaman Lingkungan Sekitar. Materinya bergerak dari lingkungan terdekat peserta didik, seperti keluarga dan masyarakat, menuju pembahasan lingkungan, sejarah, keberagaman, dan masalah ekonomi.
Semester 2 mencakup Bab 3 Potensi Ekonomi Lingkungan dan Bab 4 Pemberdayaan Masyarakat. Pembelajaran kemudian berkembang ke topik sumber daya alam, sejarah Hindu-Buddha dan Islam, aktivitas ekonomi, struktur sosial, kebudayaan, masalah sosial, literasi keuangan, serta pemberdayaan masyarakat.
Promes melengkapi Prota dengan pengaturan pembelajaran berdasarkan periode semester. Guru tetap perlu menyesuaikan pembagian waktu dengan kalender pendidikan, jumlah minggu efektif, agenda sekolah, serta kondisi peserta didik di masing-masing satuan pendidikan.
KKTP IPS Kelas VII
Dokumen KKTP digunakan untuk membantu guru menentukan tingkat ketercapaian tujuan pembelajaran. Dalam perangkat ini terdapat empat interval pencapaian, yaitu 0–40%, 41–65%, 66–85%, dan 86–100%.
Rentang 0–40% menunjukkan peserta didik belum mencapai tujuan sehingga memerlukan remedial pada seluruh bagian. Rentang 41–65% menunjukkan belum mencapai ketuntasan dan membutuhkan remedial pada bagian yang diperlukan.
Pada rentang 66–85%, peserta didik dinyatakan sudah mencapai ketuntasan sehingga tidak memerlukan remedial. Sementara rentang 86–100% menunjukkan peserta didik telah mencapai tingkat yang lebih tinggi dan dapat diberikan pengayaan atau tantangan lebih lanjut.
Modul Ajar Bab 1: Keluarga Awal Kehidupan
Modul pertama memiliki alokasi waktu 30 JP atau 15 kali pertemuan. Pembelajaran dimulai dari sesuatu yang dekat dengan kehidupan peserta didik, yaitu keluarga.
Materi berkembang menuju konsep lokasi, kondisi geografis, peta, sejarah lisan, manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi, sosialisasi, nilai dan norma, interaksi antarwilayah, hingga kebutuhan manusia.
Modul ini juga memperhatikan kebutuhan belajar visual, auditori, dan kinestetik. Contoh aktivitas yang tercantum antara lain membuat silsilah keluarga, menggambar peta atau denah, melakukan wawancara sejarah lisan, berdiskusi, serta melakukan kegiatan bermain peran.
Modul Ajar Bab 2: Keberagaman Lingkungan Sekitar
Bab kedua memiliki alokasi waktu 32 JP atau 16 kali pertemuan. Fokus pembelajaran diperluas dari lingkungan sekitar menuju fenomena geografis, interaksi sosial, pelestarian lingkungan, kehidupan masa praaksara, diaspora bangsa Indonesia, pembangunan berkelanjutan, dan kelangkaan sumber daya.
Kegiatan pembelajaran dapat dikembangkan melalui pengamatan lingkungan sekolah, diskusi, debat aktif, pembuatan poster, mading, mind mapping, dan kegiatan pencarian informasi. Pendekatan tersebut memberi ruang bagi peserta didik untuk tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mengolah dan menyajikannya.
Modul Ajar Bab 3: Potensi Ekonomi Lingkungan
Bab ketiga tersedia untuk Semester 2 dengan alokasi waktu 20 JP atau 10 kali pertemuan. Pembahasan dimulai dari potensi sumber daya alam dan kemudian berkembang ke sejarah masyarakat pada masa Hindu-Buddha dan Islam.
Materi berikutnya berkaitan dengan kegiatan ekonomi, pelaku ekonomi, permintaan, penawaran, harga, pasar, serta struktur sosial. Modul juga mendorong penggunaan aktivitas seperti pengamatan lingkungan, pembuatan poster, presentasi, simulasi kegiatan ekonomi, dan penelitian sederhana.
Modul Ajar Bab 4: Pemberdayaan Masyarakat
Bab keempat merupakan modul dengan alokasi waktu 34 JP atau 17 kali pertemuan. Materinya berkaitan dengan keragaman sosial budaya Indonesia, pengaruh faktor geografis, unsur kebudayaan, sejarah lokal, tokoh lokal, permasalahan sosial budaya, kesenjangan, kemiskinan, kesetaraan gender, kenakalan remaja, literasi keuangan, dan peran komunitas.
Salah satu contoh tokoh lokal yang tercantum dalam dokumen adalah Sultan Nuku. Pembahasan tokoh diarahkan bukan hanya pada informasi sejarah, tetapi juga pada peran, sifat, dan nilai keteladanan yang dapat dikaitkan dengan kehidupan peserta didik.
Penerapan Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning
Keunggulan penting perangkat ini adalah adanya upaya menghubungkan pembelajaran IPS dengan pengalaman nyata peserta didik. Pendekatan pembelajaran mendalam dapat diterapkan dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memahami alasan mempelajari suatu materi, menghubungkannya dengan lingkungan sekitar, melakukan penyelidikan sederhana, berdiskusi, menghasilkan produk, kemudian melakukan refleksi.
Contohnya, materi kebutuhan manusia dapat dikaitkan dengan keputusan peserta didik dalam menggunakan uang saku. Materi lingkungan dapat dihubungkan dengan kondisi kebersihan sekolah. Materi kegiatan ekonomi dapat dikaitkan dengan aktivitas jual beli yang mereka temui sehari-hari. Sementara materi sejarah lokal dapat dikembangkan melalui wawancara dengan orang tua, keluarga, atau tokoh masyarakat.
Pola seperti ini membuat IPS tidak hanya menjadi pembelajaran hafalan. Peserta didik memperoleh kesempatan untuk mengamati, bertanya, mencari informasi, mengolah data, bekerja sama, mengomunikasikan hasil, dan merefleksikan pengalaman belajar.
Manfaat bagi Guru dan Sasaran Pengguna
Paket perangkat pembelajaran ini dapat membantu guru IPS Kelas VII dalam menyiapkan administrasi pembelajaran untuk satu tahun pelajaran. CP memberikan arah capaian, ATP menjabarkan tujuan pembelajaran, Prota dan Promes membantu perencanaan waktu, KKTP mendukung pemantauan ketercapaian, sedangkan modul ajar memberikan gambaran pelaksanaan pembelajaran setiap bab.
Perangkat ini terutama ditujukan bagi guru IPS SMP/MTs Kelas VII atau Fase D yang membutuhkan referensi perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning.
Catatan Penggunaan dan Penyesuaian
Perangkat pembelajaran ini sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai dokumen final untuk semua sekolah. Guru perlu menyesuaikan identitas satuan pendidikan, nama penyusun, tahun pelajaran, kalender pendidikan, kondisi peserta didik, sarana prasarana, karakteristik lingkungan sekolah, serta kebutuhan pembelajaran masing-masing.
Beberapa kegiatan dalam modul juga dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi proyek, diskusi, studi kasus, observasi lingkungan, wawancara, maupun bentuk asesmen yang sesuai. Dengan begitu, perangkat tidak hanya digunakan sebagai kelengkapan administrasi, tetapi benar-benar menjadi panduan dalam proses pembelajaran.
Kesimpulan
Perangkat Pembelajaran IPS Kelas VII Deep Learning ini menyediakan rangkaian dokumen yang cukup lengkap untuk membantu guru merencanakan pembelajaran selama Semester 1 dan Semester 2. Di dalamnya terdapat CP, ATP, Prota, Promes, KKTP, serta empat modul ajar yang mencakup Keluarga Awal Kehidupan, Keberagaman Lingkungan Sekitar, Potensi Ekonomi Lingkungan, dan Pemberdayaan Masyarakat.
Dengan pendekatan yang menghubungkan materi IPS dengan lingkungan dan kehidupan nyata, perangkat ini dapat menjadi referensi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, kontekstual, dan mendorong kemampuan berpikir peserta didik. Sebelum digunakan, guru tetap disarankan melakukan penyesuaian dengan karakteristik sekolah, kalender pendidikan, kondisi kelas, serta kebutuhan peserta didik masing-masing.
Informasi Terkait Perangkat Pembelajaran IPS Kelas 7 Deep Learning Lengkap Kurikulum Merdeka
Perangkat Pembelajaran IPS Kelas 7 Deep Learning Lengkap Kurikulum Merdeka merupakan bagian dari kumpulan perangkat pembelajaran yang tersedia di PERANGKAT PEMBELAJARAN. Halaman ini dapat menjadi referensi bagi guru dalam mencari bahan ajar, perangkat ajar, serta materi pendukung pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan kelas.
Topik pada artikel ini berkaitan dengan: ATP, CP, Deep Learning, IPS, Kelas 7, KKTP, Kurikulum Merdeka, Modul Ajar, Perangkat Pembelajaran, Promes, Prota .
Untuk melengkapi bahan yang sedang dicari, kunjungi artikel terkait pada bagian Artikel Terkait. Gunakan perangkat yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, kondisi sekolah, dan tujuan pembelajaran.
Bahan Ajar Guru Terbaru
Temukan referensi Modul Ajar, ATP, CP, KKTP, Prota, Promes, dan Perangkat Ajar lainnya melalui artikel yang tersedia di website ini. Kumpulan tersebut dikembangkan untuk membantu guru menyiapkan pembelajaran secara lebih terarah dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan.

0 Response to "Perangkat Pembelajaran IPS Kelas 7 Deep Learning Lengkap Kurikulum Merdeka"
Posting Komentar