Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning Lengkap

Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning Lengkap

Guru PJOK Kelas 10 membutuhkan perangkat pembelajaran yang tidak hanya lengkap secara administrasi, tetapi juga dapat membantu proses pembelajaran menjadi lebih terarah, aktif, dan bermakna. Karena itu, ketersediaan perangkat pembelajaran PJOK Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka yang tersusun mulai dari capaian pembelajaran hingga modul ajar menjadi bagian penting dalam persiapan pembelajaran.

Pada artikel ini tersedia paket perangkat pembelajaran PJOK Fase E Kelas X yang disusun dengan pendekatan Deep Learning atau pembelajaran mendalam. Paket tersebut memuat dokumen perencanaan pembelajaran, modul ajar untuk beberapa unit aktivitas jasmani, bahan presentasi, serta buku bahan ajar yang dapat digunakan guru sebagai referensi.

Materi dan perangkat dalam paket ini dapat menjadi salah satu referensi bagi guru yang sedang menyiapkan pembelajaran PJOK Kelas 10. Guru juga dapat menyesuaikan isi perangkat dengan karakteristik peserta didik, kondisi sarana prasarana, kalender pendidikan, serta kebijakan satuan pendidikan masing-masing. Referensi perangkat lainnya dapat ditemukan melalui perangkat pembelajaran.

Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 10 Fase E

Berdasarkan file yang tersedia, paket ini merupakan kumpulan perangkat pembelajaran PJOK untuk Fase E atau Kelas X. Dokumen utama mencakup perencanaan pembelajaran dan perangkat pendukung yang saling berkaitan.

Secara keseluruhan terdapat 31 file dalam paket. Isinya terdiri atas dokumen Word, materi PowerPoint, dan buku bahan ajar dalam format PDF. Susunan tersebut membuat paket ini cukup komprehensif karena guru tidak hanya memperoleh dokumen administrasi pembelajaran, tetapi juga bahan yang dapat digunakan untuk mendukung penyampaian materi di kelas.

Isi dan Kelengkapan Dokumen

1. Capaian Pembelajaran (CP) PJOK Fase E

Dokumen CP menjadi landasan utama dalam perangkat ini. CP PJOK Fase E menjelaskan arah pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan dalam mengembangkan keterampilan gerak, pengetahuan, pemahaman, sikap, kesehatan, dan kebiasaan hidup aktif.

Dalam dokumen tersebut terdapat elemen seperti Terampil Bergerak, Belajar melalui Gerak, Bergaya Hidup Aktif, serta Memilih Hidup yang Menyehatkan. Keempat elemen tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran PJOK tidak hanya berorientasi pada kemampuan melakukan gerakan, tetapi juga pada kemampuan memahami, menganalisis, mengambil keputusan, bekerja sama, menjaga kesehatan, dan menerapkan perilaku hidup yang menyehatkan.

2. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

ATP Fase E menjadi penghubung antara capaian pembelajaran dengan tujuan pembelajaran yang lebih operasional. Dokumen ini memuat arah tujuan pembelajaran, topik atau konten, indikator penilaian, profil pelajar, perkiraan jam pembelajaran, serta glosarium.

Dengan adanya ATP, guru dapat memiliki gambaran mengenai urutan pembelajaran dan kompetensi yang perlu dikembangkan sepanjang proses pembelajaran PJOK Kelas X.

3. Program Tahunan (Prota)

Program Tahunan memberikan gambaran distribusi pembelajaran PJOK selama satu tahun. Berdasarkan dokumen yang tersedia, materi dibagi menjadi delapan unit utama dengan total alokasi 63 JP.

Unit tersebut meliputi permainan bola basket, sepak bola, bola tangan, bola voli, bulutangkis, atletik, aktivitas senam, dan aktivitas gerak berirama.

4. Program Semester (Prosem)

Program Semester membantu guru mengatur distribusi tujuan dan materi pembelajaran berdasarkan waktu dalam satu semester. Dokumen yang tersedia mencakup program semester untuk Kelas X Fase E semester ganjil dan genap.

Adanya Prosem dapat membantu guru menyesuaikan pembelajaran dengan kalender akademik dan kondisi nyata di sekolah. Karena format yang tersedia masih memuat bagian yang dapat disesuaikan, guru sebaiknya melakukan penyesuaian sebelum digunakan sebagai dokumen final satuan pendidikan.

5. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)

KKTP dalam paket ini memberikan kriteria pencapaian tujuan pembelajaran menggunakan rentang persentase. Rentang tersebut terdiri dari 0–40%, 41–65%, 66–85%, dan 86–100%, yang masing-masing digunakan untuk menentukan kebutuhan remedial, ketuntasan, atau pengayaan.

KKTP juga dikaitkan dengan unit pembelajaran PJOK, sehingga guru dapat menggunakannya sebagai salah satu dasar dalam melihat ketercapaian kompetensi peserta didik.

Modul Ajar Deep Learning PJOK Kelas 10

Salah satu bagian penting dari paket ini adalah tersedianya 8 Modul Ajar Deep Learning. Modul-modul tersebut dirancang untuk beberapa unit aktivitas PJOK dan secara umum memuat identifikasi kesiapan peserta didik, karakteristik materi, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, pembelajaran kontekstual, kerangka pembelajaran, langkah pembelajaran berdiferensiasi, serta asesmen.

Unit 1 – Permainan Bola Basket

Modul bola basket membahas keterampilan dasar seperti chest pass, bounce pass, two-handed overhead pass, dribbling, dan shooting. Materi tidak hanya diarahkan pada penguasaan teknik, tetapi juga penerapannya dalam permainan sederhana, pengambilan keputusan, kerja sama tim, dan pengembangan kebugaran.

Alokasi yang tercantum dalam dokumen adalah 9 JP dalam 3 pertemuan.

Unit 2 – Permainan Sepak Bola

Materi sepak bola berfokus pada keterampilan passing, stopping, dribbling, dan shooting serta penerapannya dalam bentuk permainan. Modul juga memberikan perhatian terhadap kerja sama, sportivitas, tanggung jawab personal dan sosial, serta pengambilan keputusan ketika menghadapi situasi permainan.

Alokasi pembelajaran yang tercantum adalah 6 JP dalam 3 pertemuan.

Unit 3 – Permainan Bola Tangan

Pada unit bola tangan, peserta didik diarahkan mempelajari keterampilan melempar, menangkap, menggiring, dan menembak. Materi juga dikaitkan dengan strategi dasar, komunikasi, kerja sama, sportivitas, dan kemampuan mengevaluasi performa individu maupun tim.

Unit ini mendapatkan alokasi 9 JP.

Unit 4 – Permainan Bola Voli

Modul bola voli dirancang dengan pendekatan pembelajaran mendalam dan memuat pembelajaran yang berusaha menghubungkan aktivitas gerak dengan pengalaman peserta didik. Dokumen juga menekankan kesiapan peserta didik, karakteristik materi, pembelajaran kontekstual, diferensiasi, dan asesmen.

Alokasi yang tercantum dalam perangkat adalah 9 JP atau 3 kali pertemuan.

Unit 5 – Permainan Bulutangkis

Materi bulutangkis mengembangkan keterampilan permainan melalui berbagai teknik pukulan seperti smash, lob, drop shot, drive shot, dan net shot. Peserta didik juga diarahkan untuk memahami penerapan teknik dalam permainan serta mengembangkan sportivitas dan kemampuan bekerja sama.

Unit bulutangkis memiliki alokasi 6 JP dalam 2 pertemuan.

Unit 6 – Atletik

Unit atletik mengembangkan keterampilan dasar dalam aktivitas atletik, termasuk materi lari jarak pendek dan tolak peluru. Peserta didik diarahkan untuk tidak hanya mempraktikkan teknik, tetapi juga menganalisis gerakan dan mengembangkan kemampuan sesuai potensi masing-masing.

Alokasi unit atletik dalam perangkat adalah 9 JP.

Unit 7 – Aktivitas Senam

Aktivitas senam mencakup berbagai gerakan seperti baling-baling, guling depan-kop kip, lompat, dan guling depan. Modul memberikan perhatian terhadap keselamatan, perbedaan kemampuan fisik, fleksibilitas, kekuatan, koordinasi, serta kebutuhan peserta didik yang memerlukan modifikasi atau pendampingan.

Alokasi pembelajaran untuk unit ini adalah 9 JP.

Unit 8 – Aktivitas Gerak Berirama

Unit terakhir membahas aktivitas gerak berirama, termasuk pola langkah mengikuti irama Cha-Cha dan lompat tali. Pembelajaran diarahkan untuk mengembangkan koordinasi, kelenturan, keseimbangan, kemampuan mengikuti irama, ekspresi diri, dan kepercayaan diri.

Alokasi yang tercantum adalah 6 JP.

Bagaimana Pendekatan Deep Learning Diterapkan?

Istilah Deep Learning dalam pembelajaran pada perangkat ini tidak sekadar berarti menambahkan materi lebih banyak. Pendekatan tersebut diarahkan agar peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna melalui aktivitas, refleksi, penerapan, kerja sama, pemecahan masalah, dan evaluasi terhadap proses belajar.

Dalam PJOK, pendekatan seperti ini sangat relevan karena sebagian besar pembelajaran berlangsung melalui pengalaman langsung. Peserta didik dapat mengamati teknik, mencoba gerakan, menerima umpan balik, memperbaiki kesalahan, menerapkannya dalam permainan, kemudian melakukan refleksi terhadap hasil yang diperoleh.

Pembelajaran juga dapat dibuat lebih kontekstual. Misalnya, teknik dalam permainan bola tidak berhenti pada latihan gerakan secara berulang, tetapi dilanjutkan dengan situasi permainan yang membuat peserta didik harus menentukan kapan melakukan passing, kapan bergerak mencari ruang, bagaimana bekerja sama, dan bagaimana mengambil keputusan secara tepat.

Dengan demikian, pembelajaran PJOK dapat menjadi pengalaman yang aktif, bermakna, menyenangkan, kontekstual, dan mendorong peserta didik memahami alasan di balik suatu gerakan.

Materi PowerPoint dan Buku Bahan Ajar

Selain perangkat administrasi dan modul ajar, paket ZIP juga menyediakan 16 file PowerPoint. Materinya mencakup berbagai topik PJOK seperti permainan bola besar, permainan bola kecil, atletik, pencak silat, senam lantai, kebugaran jasmani, aktivitas gerak berirama, aktivitas air, pergaulan sehat remaja, serta NAPZA dan obat berbahaya lainnya.

Paket juga dilengkapi dengan buku bahan ajar PJOK-BG-KLS X dalam format PDF. Keberadaan buku ini dapat membantu guru memperoleh referensi tambahan ketika mengembangkan materi, aktivitas, maupun contoh pembelajaran.

Manfaat bagi Guru PJOK

Paket ini dapat membantu guru dalam beberapa kebutuhan sekaligus. CP dan ATP dapat digunakan sebagai dasar perencanaan, Prota dan Prosem membantu pengaturan waktu, KKTP mendukung proses evaluasi ketercapaian tujuan, sedangkan Modul Ajar dapat menjadi acuan pelaksanaan pembelajaran.

Materi PowerPoint dan buku bahan ajar juga dapat dimanfaatkan sebagai pendukung ketika guru menjelaskan konsep sebelum peserta didik masuk ke aktivitas praktik.

Dengan susunan tersebut, guru tidak harus memulai seluruh perangkat dari halaman kosong. Dokumen yang tersedia dapat dijadikan referensi awal yang kemudian disesuaikan dengan kondisi sekolah dan karakter peserta didik.

Catatan Sebelum Menggunakan Perangkat

Meskipun paket perangkat ini cukup lengkap, guru tetap perlu melakukan pemeriksaan dan penyesuaian sebelum digunakan. Beberapa bagian dokumen masih menggunakan identitas sekolah berupa titik-titik atau contoh tahun pelajaran, sehingga perlu diisi sesuai satuan pendidikan.

Alokasi waktu juga sebaiknya disesuaikan dengan struktur kurikulum, kalender pendidikan, jadwal PJOK, kondisi lapangan, ketersediaan alat olahraga, jumlah peserta didik, serta kemampuan awal siswa.

Guru juga dapat melakukan diferensiasi aktivitas. Peserta didik yang masih mengalami kesulitan dapat memperoleh latihan yang lebih sederhana dan bertahap, sementara peserta didik yang sudah menguasai keterampilan dasar dapat diberikan tantangan yang lebih kompleks.

Penyesuaian seperti ini penting agar perangkat tidak hanya menjadi dokumen administrasi, tetapi benar-benar berfungsi sebagai panduan pembelajaran di lapangan.

Download Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 10 Fase E

Paket perangkat tersedia dalam satu file ZIP. Silakan tunggu countdown selama 10 detik sebelum tombol dapat digunakan.

Kesimpulan

Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka berbasis Deep Learning dalam paket ini dapat menjadi referensi yang membantu guru menyiapkan pembelajaran secara lebih terstruktur. Isinya mencakup CP, ATP, Prota, Prosem, KKTP, delapan Modul Ajar Deep Learning, materi PowerPoint, serta buku bahan ajar PJOK Kelas X.

Kekuatan utama paket ini terletak pada keterhubungan antara perencanaan pembelajaran, aktivitas gerak, asesmen, diferensiasi, dan pengalaman belajar peserta didik. Guru dapat memanfaatkannya sebagai dasar untuk menyusun pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna.

Namun, perangkat sebaiknya tidak digunakan secara mentah. Lakukan penyesuaian identitas sekolah, tahun pelajaran, alokasi waktu, sarana prasarana, karakteristik peserta didik, serta kondisi pembelajaran di masing-masing satuan pendidikan. Dengan penyesuaian tersebut, perangkat dapat menjadi lebih relevan dan benar-benar mendukung pelaksanaan pembelajaran PJOK di Kelas X.

Informasi Terkait Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning Lengkap

Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning Lengkap merupakan bagian dari kumpulan perangkat pembelajaran yang tersedia di PERANGKAT PEMBELAJARAN. Halaman ini dapat menjadi referensi bagi guru dalam mencari bahan ajar, perangkat ajar, serta materi pendukung pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan kelas.

Topik pada artikel ini berkaitan dengan: ATP, CP, Deep Learning, Fase E, Kelas 10, KKTP, Kurikulum Merdeka, Modul Ajar, Perangkat Pembelajaran, PJOK, Prosem, Prota .

Untuk melengkapi bahan yang sedang dicari, kunjungi artikel terkait pada bagian Artikel Terkait. Gunakan perangkat yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, kondisi sekolah, dan tujuan pembelajaran.

Bahan Ajar Guru Terbaru

Temukan referensi Modul Ajar, ATP, CP, KKTP, Prota, Promes, dan Perangkat Ajar lainnya melalui artikel yang tersedia di website ini. Kumpulan tersebut dikembangkan untuk membantu guru menyiapkan pembelajaran secara lebih terarah dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan.

Lihat perangkat pembelajaran terbaru »

0 Response to "Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning Lengkap"

Posting Komentar